Sosoknya masih setenang dulu, walau terlihat sedikit lebih tambun, seragam putih kebanggaan klub yang bermarkas di utara masih terlihat keren dikenakannya, nomornya masih sama, 14. Posisi-nya masih di sayap kiri. Walau tidak secepat dulu tapi liukan dan gocekannya masih maut dan seringkali merepotkan para bek lawan, umpan – umpannya masih akurat, masih memanjakan para striker yang menunggu di depan untuk mencetak Gol.

Sosok itu adalah David Ginola, salah satu legenda hidup yang pernah dimiliki dan dicintai para pendukung setia Tottenham Hotspur. Bersama legenda – legenda Tottenham lain seperti Glen Hoodle, Paul gascoine, chris waddle, Jurgen Klinsman, serta masih ada beberapa nama lainnya mereka berkumpul kembali di hijaunya rumput stadion kebanggaan milik klub dengan panggilan lain The Lily Whites ini. Malam itu 17 Oktober 2002 di White Heart Lane diadakan pertandingan amal untuk mengumpulkan dana bagi para Hero dan mantan staf Tottenham masa lampau yang sekarang sedang mengalami masa sulit.

Read the rest of this entry »

thisisengland.jpg

Film yang mengambil setting waktu sekitar tahun 1983 ini mengangkat cerita tentang kaum muda skinhead di tanah kelahirannya. Sub culture yang banyak dianut para kelas pekerja ini memang lahir dan besar di tanah inggris raya pada kahir 1960-an, banyak dipengaruhi oleh budaya Jamaika, rude boys dan British mods dalam hal pakaian, music dan gaya hidup. Bercirikan kepala plontos, kemeja berkotak, celana Jeans dan tentunya Doc Martens.

Adalah seorang anak 12 tahun bernama shaun (Thomas Turgoose) yang diejek teman sekolahnya karena bercelana gombrong, “woodstock that way pal” ujar seorang Rude boy kawan sekolahnya, lalu diakhiri dengan perkelahian karena si Rude boy membuat lelucon tentang almarhum ayah Shaun.

Read the rest of this entry »

Father
It’s not time to make a change
Just relax, take it easy
You’re still young, that’s your fault
There’s so much you have to know
Find a girl, settle down
If you want you can marry
Look at me, I am old, but I’m happy

I was once like you are now
and I know that it’s not easy
To be calm when you’ve found something

going on
But take your time, think a lot
Think of everything you’ve got
For you will still be here tomorrow, but

your dreams may not

Son
How can I try to explain, when I do he

turns away again
It’s always been the same, same old story
From the moment I could talk I was ordered

to listen
Now there’s a way and I know that I have to

go away
I know I have to go

Father
I was once like you are now
and I know that it’s not easy
To be calm when you’ve found something

going on
But take your time, think a lot
Think of everything you’ve got
For you will still be here tomorrow, but

your dreams may not

Son
All the times that I cried
keeping all the things I knew inside
It’s hard, but it’s harder to ignore it
If they were right, I’d agree
but it’s them THEY know not me
Now there’s a way and I know that I have to

go away
I know I have to go

Read the rest of this entry »

Sore itu stasiun Gambir sesak dengan banyak orang, Stasiun utama kota Jakarta raya ini memang akan terlihat seperti ini setiap tahunnya, menjelang Hari Raya Idul fitri para pendatang berbondong – bondong kembali ke daerah asal untuk merayakannya bersama sanak saudara, apalagi hari ini minus 3 dari hari H. Tak terkecuali Wagino, pria tinggi kurus hitam berkacamata yang sehari – harinya bekerja sebagai karyawan swasta ini sudah sejak awal puasa memesan tiket pulang ke kampung halamannya Semarang. Demi dapat berlebaran bersama sanak saudaranya.

Wajahnya tampak berseri, dengan memakai ransel dipundak, celana pendek dan bersepatu kets wagino tampak seperti anak muda jakarta kebanyakan, nampaknya memang itu yang ingin dia kesankan. Tak lupa ditangan kanannya menenteng tas plastik sekedar oleh – oleh untuk saudara di kampung halaman.
16.07 sesaat dia melirik jam tangannya, masih lama keretaku berangkat, harus cari tempat enak nih buat nunggu, dalam hati. Melangkah mantap wagino menuju pintu masuk stasiun Gambir, setelah menunjukan Tiket, Wagino dipersilahkan untuk melanjutkan ke ruang tunggu.

Read the rest of this entry »

A long december and theres reason to believe
Maybe this year will be better than the last
I cant remember the last thing that you said as you were leaven
Now the days go by so fast
And its one more day up in the canyons
And its one more night in hollywood
If you think that I could be forgiven…i wish you would
The smell of hospitals in winter
And the feeling that its all a lot of oysters, but no pearls
All at once you look across a crowded room
To see the way that light attaches to a girl
And its one more day up in the canyons
And its one more night in hollywood
If you think you might come to california…i think you should
Drove up to hillside manor sometime after two a.m.
And talked a little while about the year
I guess the winter makes you laugh a little slower,
Makes you talk a little lower about the things you could not show her
And its been a long december and theres reason to believe
Maybe this year will be better than the last
I cant remember all the times I tried to tell my myself
To hold on to these moments as they pass
And its one more day up in the canyon
And its one more night in hollywood
Its been so long since Ive seen the ocean…i guess I should

( counting crows – a long december )

Rentetan Lirik yang memang membangkitkan harapan, keinginan untuk memulai, inspirasi, dan apalah yang biasa disebut untuk sesuatu hal yang memang sifatnya memberikan stimulasi untuk melakukan sesuatu yang positif, dan bahwa perpisahan itu seharusnya tidak melulu disikapi dengan kesedihan yang berlarut.

Read the rest of this entry »

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!